Kebutuhan yang paling utama yang saya maksud adalah menyangkut kebutuhan hidup yang mendasar namun kompleks bagi seorang pengikut Kristus, mulai dari kelahiran baru hingga menjadi seorang yang dewasa dalam rohani. Kebutuhan mendasar adalah firman Tuhan yang menjadi makanan yang mengandung gizi bagi pertumbuhan rohani yang sehat dan kuat, yang diperoleh melalui proses belajar-mengajar yang hidup, menyenangkan, aplikatif. Kebutuhan yang kompleks bersifat menyeluruh dan seimbang, baik di bidang mental, emosi, sosial, jasmani, dan rohani.
Sambil terus mempelajari, meneliti, dan mengembangkan temuan-temuan dari rahasia pertumbuhan yang sehat dan kuat dari para pengikut Yesus, baik dalam Alkitab, maupun dari berbagai catatan yang telah dibukukan oleh para hamba Tuhan yang profesional sebelumnya; saya telah mempresentasikan, mengajar, dan melatih orang-orang percaya yang pada akhirnya menunjukkan kehidupan yang tampil beda dari kehidupan sebelumnya. Perubahan yang signifikan, segera terlihat bagi mereka yang belajar dan melakukannya dengan sepenuh hati. Tetapi, bagi mereka yang setengah hati mengikutinya, hampir tidak terlihat perubahan apa-apa.
Oleh sebab itu, atas dorongan kasih dan kemurahan Allah yang besar serta kekuatan dan kemampuan yang telah dikaruniakan-Nya, saya telah menyusun dan membukukan materi-materi perlengkapan yang sederhana bagi anggota jemaat Tuhan yang menginginkan pertumbuhan yang utuh dan yang sempurna, menurut tingkatan komitmen, sebagai berikut:
1. Komitmen Dasar, yaitu Keanggotaan, diseminarkan dalam KELAS 4000. Materi: Buku 1 – Bagaimana Menjadi Anggota Sebuah Gereja Lokal Yang Bertumbuh Sehat dan Kuat.
2. Komitmen Lanjutan Menengah I, yaitu Ibadah, diseminarkan dalam KELAS 3000. Materi: Buku 2 – Bagaimana Menjadi Penyembah Allah Dalam Roh Dan Kebenaran Dengan Cara Yang Hidup Dan Menyenangkan.
3. Komitmen Lanjutan Menengah II, yaitu Persekutuan, diseminarkan dalam KELAS 120. Materi: Buku 3 – Bagaimana Menjadi Bagian Dari Anggota Tubuh Kristus Yang Efektif Dan Efisien.
4. Komitmen Lanjutan Menengah III, yaitu Pemuridan, diseminarkan dalam KELAS 70. Materi: Buku 4 – Bagaimana Menjadi Murid Kristus Yang Terus Belajar Sambil Mengajar.
5. Komitmen Lanjutan Atas, yaitu Pelayanan, diseminarkan dalam KELAS 12. Materi: Buku 5 –Bagaimana Menjadi Pemimpin Rohani Yang Bertanggung Jawab dan Rendah Hati.
Bahan-bahan tersebut di atas disampaikan dalam SMBPH (Sekolah Minggu Berbasis Pengembangan Hidup). SMBPH adalah suatu program Pemuridan Jemaat Lokal berbasis Pengembangan Hidup, dengan kurikulum yang dirancang bagi semua umur, yaitu KELAS.
K.EL.A.S. adalah singkatan dari Kasih Efektif Lengkapi Awam Sepenuhnya. Kalimat ini didasarkan atas Efesus 4:11-13:KASIH – Beritanya (4000)
EFEKTIF – Keanggotaannya (120)
LENGKAPI – Kedewasaanya (70)
AWAM – Pelayannya (12)
SEPENUHNYA – Perayaannya (3000)
Di atas semuanya ini, izinkan saya menyampaikan beberapa nas Alkitab yang telah menyentuh hidup saya sebelum menyusun seluruh materi dalam buku ini:
Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik, tempuhlah itu, dengan demikian jiwamu mendapat ketenangan. Tetapi mereka berkata: Kami tidak mau menempuhnya! 17 Juga aku mengangkat atas mereka penjaga-penjaga, firman-Ku: Perhatikanlah bunyi sangkakala! Tetapi mereka berkata: Kami tidak mau memperhatikannya! 18 Sebab itu dengarlah, hai bangsa-bangsa, dan ketahuilah, hai jemaat, apa yang akan terjadi atas mereka! 19 Dengarlah, hai bumi! Sungguh, ke atas bangsa ini Aku akan mendatangkan malapetaka, akibat dari rancangan-rancangan mereka, sebab mereka tidak memperhatikan perkataan-perkataan-Ku dan menolak pengajaran-Ku.” (Yeremia 6:16-19)
Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid. 5 Tuhan ALLAH telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang. (Yesaya 50:4-5)
Mari berdoa bersama saya:
Ya Bapa di sorga, singkapkanlah mataku, supaya aku dapat melihat keajaiban-keajaiban dari Firman-Mu. … bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya! Karena itu, dengan segala kerendahan hati aku menyerahkan pikiranku untuk diubahkan oleh kuasa Roh Kudus melalui pendengaran Firman-Mu, sehingga aku beroleh keselamatan dan hidup kekal yang pasti dalam Yesus, bertumbuh sehat dan kuat, hingga aku benar-benar memiliki kembali rupa dan gambaran Kristus. Dalam nama Yesus, Amin!
Dalam kasih-Nya,
Pastor Petra (Pdt. Onekhesi Zega, M.Th)
No comments:
Post a Comment