Sebuah nas yang begitu terkenal dalam Perjanjian Baru, yang mencatat peristiwa terbesar dari perbuatan Allah sepanjang sejarah adalah Yohanes 3:16: “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
Berita tentang perbuatan Allah adalah inti dari kesaksian serta pemberitaan para nabi dan para penulis Alkitab:
Puji-pujian kepada Allah dikumandangkan karena alasan perbuaatan-perbuatan-Nya yang besar, seperti yang dinyatakan oleh Musa: “Dialah pokok puji-pujianmu dan Dialah Allahmu, yang telah melakukan di antaramu perbuatan-perbuatan yang besar dan dahsyat, yang telah kaulihat dengan matamu sendiri.” – Ulangan 10:21
Allah menyatakan pertolongannya dengan perbuaatan-perbuatan-Nya yang besar, seperti yang diceritakan oleh Samuel: “Dan bangsa manakah di bumi seperti umat-Mu Israel, yang Allahnya pergi membebaskannya menjadi umat-Nya, untuk mendapat nama bagi-Nya dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang besar dan dahsyat bagi mereka, dan dengan menghalau bangsa-bangsa dan para allah mereka dari depan umat-Nya?” - 2 Sam. 7:23; lih. juga 1 Taw. 17:21; Ul. 11:7
Perbuaatan-perbuatan Allah yang besar tidak terjangkau oleh pengetahuan manusia, seperti yang dibicarakan oleh Ayub dan sahabat-sahabatnya: “Ia melakukan perbuatan-perbuatan yang besar dan yang tak terduga, serta keajaiban-keajaiban yang tak terbilang banyaknya.” – Ayub 5:9 (Perkataan Elifas orang Teman); “… yang melakukan perbuatan-perbuatan besar yang tidak terduga, dan keajaiban-keajaiban yang tidak terbilang banyaknya.” – Ayub 9:10 (Perkataan Ayub); Allah mengguntur dengan suara-Nya yang mengagumkan; Ia melakukan perbuatan-perbuatan besar yang tidak tercapai oleh pengetahuan kita.” – Ayub 35:7 (Perkataan Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram)
Perbuaatan-perbuatan Allah yang besar menjadi perhatian utama dan kegemaran bagi umat-Nya untuk diselidiki: “Besar perbuatan-perbuatan TUHAN, layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya.” (Maz 111:2)
Perbuaatan-perbuatan Allah yang besar dapat dialami, dan dirasakan secara pribadi serta menjadi sukacita besar bagi orang-orang pilihan-Nya, seperti yang dinikmati oleh Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.” – Lukas 1:46-49
Inti berita kesaksian dari umat Tuhan kepada dunia adalah perbuatan-perbuatan Allah yang besar, seperti yang diperdengarkan oleh orang-orang percaya kepada setiap suku bangsa yang berkumpul pada hari Pentakosta: “… kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah.” - KPR 2:9-11
Setiap orang Kristen dipanggil untuk memberitakan perbuatan-perbuatan Allah yang besar, seperti yang ditegaskan oleh Petrus: “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.” – 1 Petrus 2:9
Alkitab ditulis bukan untuk mendaftarkan secara detail segala perbuatan-perbuatan Allah, mulai dari penciptaan langit dan bumi beserta isinya, sampai sekarang ini. Alkitab bukanlah museum catatan sejarah. Tetapi adalah catatan mengenai sejarah kasih Allah kepada umat-Nya, “Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, perbuatan-perbuatan-kepada orang Israel.” – Mazmur 103:7. Alkitab dicatat untuk tujuan yang jelas dan pasti, yaitu keselamatan kekal bagi setiap orang percaya dalam Kristus Yesus, seperti yang dikemukakan oleh Yohanes: “tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.” – Yohanes 20:31
Demikian juga blog ini tidak bermaksud untuk mengumpulkan daftar perbuatan-perbuatan Allah dalam Alkitab, melainkan mengarahkan diri pada penelitian dari tujuan perbuatan-perbuatan Allah yang besar kepada umat-Nya dan apa yang menjadi konsekwensi sebagai umpan balik dari mereka yang berpengalaman dengan kasih Allah.
In Christ,
No comments:
Post a Comment